Arsip untuk Agustus, 2007
Kelas Kangen di Hari Minggu, 05 Agustus 2007
Agustus 5, 2007Selamat Datang di “Kelas Kangen” SDN 01 Kampung Tengah 1979
Agustus 5, 2007Kisah Terajut Kembali Setelah 28 Tahun Berlalu
“… kisah kasih di sekolah, tak kan terlupa… tiada masa paling indah… kisah kasih di sekolah…,” demikian lantunan suara dr. Estu Maulida bersama A. Mutaqin diiringi organ tunggal Sodikin, mengutip lagu “Kisah Kasih di Sekolah” cipta karya Obbie Messakh.
Ya, kisah kasih, jalinan persahabatan di masa-masa sekolah memang tak ‘kan terlupa. Apalagi, masa-masa di Sekolah Dasar (SD) yang menempatkan sekira enam setengah tahun bersama. Mulai bermain bersama, saling olok, sesekali ada pertengkaran di antara siswa, bahkan ada pula terselip “cinta monyet” yang justru sering melahirkan suasana “malu-malu kucing” ala kenaifan masa kanak-kanak yang kemudian hari menjadi lelucon di antara kami semua.
Masa-masa di SD itu pula yang sulit dipungkiri telah membuat kami semua kemudian menyadari betapa selama sekira enam tahun bersama akhirnya membuat pucuk pertemanan siswa tumbuh menjadi persahabatan, kemudian berkembang lebih jauh menjadi persaudaraan.
Enam setengah tahun bersama hampir setiap harinya tentu bukanlah masa yang pendek, dibanding saat kita kemudian mengenyam kebersamaan berikutnya di masa Sekolah Menengah Pertama (SMP) selama tiga tahun, dan berlanjut ke tiga tahun berikutnya di masa Sekolah Menengah Atas (SMA).
Tepat pada hari Minggu, 05 Agustus 2007, ada 24 dari 53 siswa SDN 01 Kampung Tengah lulusan Tahun Ajaran 1978/1979 bertemu lagi di lokasi kami pernah menuntut ilmu. Banyak di antara kami –terutama yang selepas lulus atau dalam jangka waktu lama tidak pernah berkunjung ke SDN 01 Kampung Tengah– cukup kaget menyaksikan perubahan drastis di masa enam setengah tahun di sana, dan kembali lagi sekira 28 tahun kemudian.
O ya, kami sempat duduk di kelas enam selama satu setengah tahun (periode Januari 1978 hingga Juni 1979) lantaran saat itu berlaku kebijakan baru dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (P & K, kala itu), Bp. DR Daoed Joesoef, yang mengubah masa pelajaran dari periode tahun takwim (Januari – Desember) menjadi tahun ajaran baru periode pertengahan tahun. Kebijakan itu konon mengikuti tahun ajaran layaknya di berbagai negara lain, seperti di Eropa, Amerika, Australia, bahkan negara tetangga di Asia.
Ibarat melintasi “mesin waktu” (layaknya kisah di buku “Time Machine” torehan tangan HG Wells), kami sudah tidak melihat lagi sekolah berbentuk huruf “L” dan berlapangan tanah merah serba guna (bisa untuk bermain bola kasti/gebok, sepak bola, gobak sodor/galasin, patil lele/gatrik, bulu tangkis/badminton, bahkan adu kelereng/gundu). Pohon jambu mente/mede/monyet pun sudah tak ada lagi. Semua berganti menjadi gedung kembar yang kokoh saling berhadapan, dan masing-masing di depannya bertuliskan SDN 01 Kampung Tengah dan SDN 02 Kampung Tengah. Pada masa kami dulu, SDN 01 untuk kelas pagi hingga siang hari (07.00 – 12.00 WIB), sedangkan SDN 02 berlangsung siang sampai dengan sore harinya (13.00 – 17.00 WIB).
Setelah 28 tahun berlalu, ternyata kami merajut kembali kisah bersama –kisah pertemanan, persahabatan, bahkan persaudaraan– yang secara kasat mata seakan sempat terputus layaknya butiran benih bunga yang tersebar mengikuti tiupan angin. Angin takdir membuat kami berpencar-pencar sekian lama, mulai dari situasi dan kondisi melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, hingga kemudian berkeluarga. Namun, hampir setengah dari kami semua akhirnya bisa bertemu kembali, tertawa bersama mengenang kisah kasih berteman dan bersahabat, serta bersaudara yang menjadi kian erat.
Para lulusan SDN 01 Kampung Tengah tahun 1979 sempat berfoto bersama, walau sayangnya dr. Estu Maulida, Aiptu Pol. Sudarsono dan Chaerifah tidak ada dalam gambar lantaran pulang terlebih dulu guna memenuhi tugas masing-masing.
Dalam acara Temu Kangen itu, kami sepakat untuk membuat satu wadah Ikatan Keluarga ‘79 yang memiliki susunan organisasi sebagai berikut:
-.Ketua : H.M. Taufik alias Opiek
-.Sekretaris : Soetarno alias Tarno “Pak Item” dan Sulastri (Usu)
-.Bendahara : Nur Hermiastuti alias Nur
-.Seksi Sosial : dr. Estu Maulida alias Etus
-.Seksi Dana : drg. Liza Ramdhani alias Liza
-.Seksi Acara : Sodikin alias Kikin Gede
-.Seksi Humas : Hermawan alias Wawan, dan Priyambodo alias Ibob.
Para alumni yang hadir dalam Temu Kangen itu sepakat untuk saling bahu-membahu “berbuat sesuatu” bagi SDN 01 Kampung Tengah, dan kami mengagendakan Temu Kangen berikutnya tahun 2008. Sekalipun, beberapa di antara kami ada yang sepakat bahwa usai Idul Fitri 1428 H (Hari Raya Lebaran 2007) sudah pula mengagendakan bertemu kembali.
Lulusan SDN 01 Kampung Tengah tahun 1979 yang hadir di Temu Kangen tersebut adalah sebagai berikut (disebutkan secara urutan alfabet, seperti absen di masa lalu): 1. A. Baidhowi (Ubay),2. Abdurahman Saleh (Ucok), 3. A. Mutaqin (Kikin Kecil), 4. Chaerifah, 5. Dwi Iriansyah (Ade), 6. Edy Sukmana, 7. Eni Ruspiatin, 8. Estu Maulida (Etus), 9. Hermawan (Wawan), 10. Iwan Revsi Zubain, 11. Liza Ramdhani, 12. M. Taufik (Opiek), 13. M. Isa Hawari (Heri “Pak Yunus”), 14. Muji Lestari, 15. Nunung Maryani, 16. Nur Hermiastuti, 17. Okah, 18. Priyambodo (Ibob), 19. Sodikin (Kikin Gede), 20. Sonny Haryanto, 21. Sri Widiarti (Arti), 22. Sudarsono (Nano Gede), 23. Sulastri (Usu), 24. Sutarno (Tarno “Pak Item”). Sedangkan, Iwan Muryawan hadir “secara batin” lantaran niatnya untuk hadir terkendala dan ia pun mengirimkan salam (melalui SMS ke telepon seluler/ponsel Haji Opiek) sekaligus mohon maaf karena berhalangan.
Adapun, alumni SDN 01 Kampung Tengah 1979 yang belum bisa hadir di Kelas Kangen di hari Minggu, 5 Agustus 2007, adalah 1. Bali Wartini, 2. Bara Pajudana, 3. Cecep Kusmana, 4. Dwi Heruswita (Ita), 5. Eli Kalsum, 6. Hery Wardoyo, 7. Imam Panca Kusnaryono (Yoni), 8. Iwan Muryawan, 9. Joko Subandrio, 10. Kalvanoski (Inos), 11. Minaryati (Mimin), 12. Mulyanti, 13. Prihartanto (Pipri), 14. Rusmana, 15. Sri Mulyani, 16. Sri Roningsih, 17. Sudaryanto (Tato), 18. Sugeng Purnomo, 19. Suharto, 20. Susi Widarti, 21. Sutriman, 22. Tohanto, 23. Trysdianto, 24. Wahyuningsih (Nining), 25. Wiratanu, 26. Yuliono (Nano Kecil), dan 27. Yusty Aryani.
Selain itu, Pak Wahyono dan Aris (mewakili ayahnya yang wali kelas kami, Pak Boin Syamsudin) juga hadir di Temu Kangen.
Selepas Temu Kangen, beberapa di antara kami pun saling berkirim pesan singkat (Short Message Service/SMS) maupun surat elektronik (electronic mail/e-mail)-nya guna mengungkapkan isi hati dan buah pikirannya. Antara lain:
Chaerifah: “Seandainya saya bertemu teman-teman SD bukan di acara reuni, saya tidak mungkin mengenali teman-teman saya.”
A. Mutaqin (Kikin Kecil) : “Saya terkesan sekali, ternyata alumnus SDN Kp Tengah 01 Pagi Tahun 1979 selain banyak yang sukses dalam karier, tetapi tidak lupa dengan teman lama, bahkan seperti saudara. Semoga kita semua diberi kesehatan & panjang umur oleh Allah SWT. Amien.”
Sodikin (Kikin Gede) : “Iya tuh, kaya’nya kalo kumpul begitu, 28 tahun yang lalu seperti baru kemaren. Pengen banget berlama-lama, cuma memang maklum dengan kesibukan masing-masing, walaupun hari libur… Selamat juga untuk H.M. Taufik sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni SD Zero One ‘79/IKASDROWAN-KT79). He..he..he.. Se kate-kate …”
Suharto: “Iya, saya maaf Pik, bukannya ‘ga mau datang, karena saya lagi ada acara di Puncak. Insya Allah lain waktusaya datang. Salam buat keluarga.” (Catatan: Suharto yang kesehariannya berdinas di Kepolisian Resort/Polres Kemayoran, Jakarta Pusat, mengirimkan SMS-nya ini kepada H.M. Taufik)
Hery Wardoyo (herry_w66@yahoo.com) : “Mohon maaf teman-teman, saya tidak bisa hadir, dikarenakan menghadiri pernukahan sepupu. Sebetulnya saya juga pingin hadir, pingin tahu seperti apa sih tampangnya teman-teman setelah 28 tahun. Banyak tampang teman-teman kalau ketemu di jalan pasti ‘nggak ‘ngenalin. Contohnya, waktu Sonny ke tempat ku aja aku sudah lupa sama dia, apalagi sama yang lain ya? Lihat foto yang ada ‘aja aku sudah lupa tuh siapa-siapa orangnya.. hehehe, maklum sudah tua kali ya? Gimana kabarnya Pak Wartawan (Ibob)?… hehehe… Oke deh salam buat teman-teman semua, lain waktu Insya Allah saya bisa datang. (Catatan: Hery Wardoyo menulis e-mailnya setelah berkunjung ke Web Blog Kelas Kangen ini)
Berangkat dari Temu Kangen di hari Minggu, 05 Agustus 2007 (eh, ternyata pas Hari Ulang Tahun-nya Soetarno lho!… Jangan lupa ya No, lu janji ‘nraktir kami lho!, Laen hari harus dibayar!…), maka Web Blog ini dari kami –Alumni Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Kampung Tengah Lulusan 1979– sembahkan untuk seluruh para guru (juga para pensiunannya), siswa-siswi yang masih menempuh ilmu, dan alumni SDN 01 Kampung Tengah tercinta di mana pun berada.
Tak lupa pula, kami kenang sekaligus teriring doa bagi guru (Ibu Sumiyati, Almh.) dan dua rekanita sesama lulusan 1979 (Sri Widarti alias Darti, Almh. dan Sulistyowati, Almh.) yang telah berpulang ke Rahmatullah.
O ya, bagi anggota Ikatan Keluarga ‘79 yang ingin melihat sekaligus menggunduh (download) ataupun mengunggah (upload) foto-foto Kelas Kangen di hari Minggu, 5 Agustus 2007, silakan berkunjung ke: http://www.rockyou.com/show_my_gallery.php?source=ppsl&instanceid=79797999
Sampai Jumpa di lain kisah kasih di SDN 01 Kampung Tengah. (1808.PRH)

